Minggu, 24 Juni 2018
Kawan Menulislah
Instagram itu bukan cuma sekedar foto atau video saja. Instagram adalah blog yang lebih simpel dan sejatinya blog digunakan untuk menulis, maka tulislah sesuatu di kolom captionmu, Kawan. Tulislah apapun, tidak perlu menjadi penulis untuk bisa menulis. Kita hanya cukup lulus SD saja, tapi aku yakin tulisanmu jauh lebih baik dari sekadar tulisan anak SD, aku sangat yakin itu. Maka mulailah menulis, aku ingin membaca tulisanmu.
Instagram itu terdiri dari 2200 karakter atau jika dikonversi kurang lebih 1 lembar dan terdiri dari 220 kata lebih. Teramat sayang jika foto atau videomu yang bagus itu tidak disertai dengan tulisan yang agak panjang. Tidak perlu bagus, karena sejatinya tidak ada tulisan yang bagus. Biarlah kami para pembaca membaca tulisanmu dari waktu ke waktu dan menikmati proses pembelajaran menulismu, Kawan. Tidak ada yang instan, maka perbanyaklah membaca dan teruslah menulis. Jangan membiarkan kolom captionmu sepi apalagi kosong tulisan, itu mubazir.
Takut jelek, takut follower berkurang, atau takut tulisan tidak sesuai dengan foto? Tidak perlu takut, aku yakin mereka memfollow akunmu karena suka karyamu dan mereka sedang menunggu pelajaran baru apa yang mereka bisa ambil. Maka menulislah, agar mereka bisa tahu apa yang sedang kamu pikirkan, terlebih tentang cerita dibalik foto yang kamu upload.
Ingin di instagram tidak saling mencaci dan membenci mereka yang tidak sepaham denganmu, menulislah. Berikan kisah inspiratif hasil pemikiran kritismu agar mereka merasa tidak digurui. Konon katanya pendidikan terbaik adalah lewat cerita, maka menulislah aku ingin mendapat inspirasi dari cerita yang kamu bagikan.
Selamat memulai ber-instagram dengan menulis lebih panjang, bercerita, membagikan pengalaman, menginspirasi, dan mengubah paradigma bersosial media menjadi lebih baik.
Eki Lesmana
P.S : tulisan ini hanya sebagai pengingat pribadi yang akhir-akhir ini jarang menulis. :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar